Mengekspos Standar Ganda China yang Mencolok dalam Kebebasan Pers


 


Diplomat China yang beberapa masih terbilang muda serta agresif sekarang ini dikatakan sebagai "pejuang serigala" sebab peranan aktif mereka dalam menjaga citra China lewat medium tradisionil serta sosial di luar negeri. Twitter ialah alat penting mereka.

situs sabung ayam terpercaya judi sabung ayam terpercaya

Tapi beberapa orang di luar China yang tidak paham jika Facebook, Twitter, Instagram, Snapchat, Pinterest serta banyak basis sosial media terkenal yang lain tidak boleh di China.


Banyak media massa barat serta aliran TV internasional tidak boleh di China, yang diperintah oleh otoriter Partai Komunis China (PKC). Menurut Index kebebasan jurnalis tahunan dari Wartawans Without Borders (RSF) pada tahun 2018, China menempati rangking 177 dari 180 negara. Ini, menurut RSF, khususnya berasal dari cengkraman pemerintahan China untuk aliran info serta tekad untuk menyensor serta memenjarakan siapa saja yang menjelaskan suatu hal yang melawan pemerintahan.


Saat ini China membidik wartawan asing. Untuk tanggal 7 September 2020, wartawan ABC Australia Bill Birtles serta wartawan Australian Financial Ulasan Mike Smith mau tak mau tinggalkan China sesudah diinterogasi oleh polisi China atas masalah keamanan nasional. Menurut polisi China, wartawan-jurnalis Australia dicheck berkaitan masalah penyiar TV China-Australia Cheng Lei, yang telah ada dalam tahanan.


Beberapa wartawan The Sydney Morning Herald serta The Age sudah menanti legitimasi visa semenjak tahun akhir kemarin. Wartawan AS dari The New York Times, The Wall Street Journal serta The Washington Post dikeluarkan di bulan Maret 2020. Medium organisasi dari Uni Eropa alami kesusahan dalam mengirim kembali lagi reporter ke China.


Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengingatkan masyarakatnya tidak untuk berkunjung ke China sebab polisi China bisa tangkap masyarakat Australia dengan fakta mencelakakan keamanan nasional. Apa permasalahannya? Kenapa China lakukan ini?


Ini ialah pembalasan China pada Australia atas penyidikan Australia mengenai interferensi asing. Polisi Australia belakangan ini memutuskan 7 orang, terhitung Konsul China untuk Sydney Sun Yantao, selaku terdakwa yang menyelinap ke Partai Pekerja New South Wales (NSW).


Polisi Australia keluarkan surat perintah pemeriksaan di bulan Juni 2020 untuk menyelidik penasihat peraturan NSW John Zhisen Zhang serta anggota parlemen Shaoquett Moselmane.


Zhang, menurut polisi, ialah sisi dari barisan agen asing yang menolong Moselmane untuk memprioritaskan kebutuhan partai China lewat Partai Pekerja. E-mail, pesan serta catatan panggilan telephone Zhang secara jelas memperlihatkan jika ia lagi terkait dengan Sun Yantao, seorang diplomat yang tidak semestinya terjebak dalam politik lokal.


Awalnya di bulan Juni, 4 wartawan China serta 2 akademik China ada di bawah pemantauan agen intelijen Australia sebab kegiatan yang meresahkan. Mereka sedang dalam visi untuk menebarkan jadwal PKC di Australia. Visa 2 akademik itu ditarik oleh Australia.


Postingan populer dari blog ini

Antiviral drugs are generally considered to be a 20th century invention.

The following basic political vote-casting schedules in 2028 however most probably to become kept previously

new power plant standards proposal